Subscribe
Share
Search
top

Bandung Creative City Forum

Senyum Simpul 4: Peresmian Rumah Baru BCCF, Simpul Space #4

Ditulis oleh: Fadhilla Sandra A.
Tim Liputan: Surgia Kreshna M, Zainab.

Berawal dari keresahan yang timbul sebagai warga Bandung, BCCF hadir sejak 10 tahun lalu sebagai wadah untuk mewujudkan Kota Bandung yang lebih baik dengan menggunakan pendekatan kreatif, terutama melalui pemikiran desain atau Design Thinking. Terlebih, sebagai entitas legal, BCCF pun berperan dalam membentuk ICCN (Indonesia Creative Cities Network) bersama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) atau yang dikenal sebagai Jejaring Kabupaten Kota Kreatif se-Indonesia.

“Potensi utama dari Kota Bandung sendiri adalah people, place and ideas. Karena dari irisan ini menghasilkan lingkungan dengan business potential, social innovation and economic value” jelas Tita Larasati, selaku Ketua BCCF. Ia pun memiliki keyakinan tinggi terhadap potensi anak muda yang disebutnya sebagai harta dari Kota Bandung. Ia menjabarkan lebih lanjut bahwa masing-masing periode dari BCCF sendiri, memiliki fokus utama yang berbeda. Periode pertama, diketuai oleh Ridwan Kamil — Ketua Gubernur Jawa Barat saat ini berfokus pada aksi protes melalui desain seperti aktivisme dan intervensi ruang publik. Kemudian periode kedua, diketuai Fiki Satari lebih menitik beratkan pada permasalahan sosial dan kota.

Berpegang teguh pada komitmen di awal, BCCF semakin melebarkan sayapnya dengan membuka Simpul Space #4 pada Sabtu lalu, 26 Januari 2019. Perhelatan acara pembukaan Simpul Space #4 di Jalan Braga nomor 3 diresmikan secara langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua BCCF, Adi Panuntun yang turut pula dimeriahkan oleh beberapa penggiat kreatif Bandung.

Mengutip dari pernyataan Adi Panuntun, BCCF memiliki peranan penting dalam penetapan Kota Bandung sebagai kota desain oleh UNESCO yang telah bersanding dengan 25 kota dari berbagai negara lainnya. Penetapan ini didasarkan pada kenyataan bonus demografi Kota Bandung dengan jumlah anak muda yang berpotensi membangun kota kembang tercinta ini. BCCF sudah lebih dulu menerapkan Design Thinking pada setiap aktivitas dan event berkalanya, kini dengan adanya Simpul Space #4 diharapkan menjadi pintu yang lebih terbuka lagi agar khalayak muda dapat berkontribusi dan berkolaborasi bersama. Sebagaimana ditetapkan Presiden Jokowi, bahwa Bandung telah menjadi hub yang paling siap sebagai kota kreatif.

Simpul Space #4 diharapkan juga dapat menjadi wadah untuk melakukan hal-hal produktif seperti; membahas berbagai macam ide, membuka ruang untuk pameran, kumpul komunitas, hingga dibukanya Simpul Kitchen untuk mengkurasi berbagai macam varian kuliner serta Simpul Store yang mewadahi berbagai macam brand lokal.

Dalam peresmian ini turut pula diramaikan oleh tim Indonesia Creative Cities Network, Bandung Design Biennale 2019 yang disebut-sebut sebagai “Hari Raya” para desainer di Indonesia dan juga peluncuran buku Bandung Bahagia oleh Ridwan Kamil, Imelda Akmal dan Pidi Baiq.

Post a Comment