Subscribe
Share
Search
top

Bandung Creative City Forum

Kemenangan BCCF dalam Asia Pacific Social Enterprise Summit 2019: Dari Desa Cigondewah Hingga Konferensi Tingkat Internasional

Ditulis oleh: Fadhilla Sandra A.

Penobatan sebagai Jejaring Kota Kreatif oleh UNESCO dalam UNESCO Creative City Network pada tahun 2014, Bandung seakan lebih ambisius dalam melibatkan diri pada kancah internasional. BCCF sebagai komunitas yang berfokus untuk mengaktivasi ekonomi industri kreatif turut berpartisipasi dalam Konferensi Internasional, yakni Asia Pacific Social Enterprise Summit 2019 di Kaohsiung, Taiwan.

Partisipasi kali ini membawa proyek Cigondewah Fashion Village Lab, yakni merupakan sebuah program pengintegrasian kembali industri tekstil di kawasan Desa Cigondewah, Kabupaten Bandung yang diinisiasi pada tahun 2014 dengan memberdayakan komunitas industri mode yang berkelangsungan serta memiliki fokus pada pengembangan bisnis dan lingkungan.

Sumber Gambar: Taiwan Today

Melalui program tersebut, BCCF telah memenangkan penghargaan dari Asia Pacific Social Innovation Partnership/Asia Pacific Social Enterprises Summit 2019 sebagai Best Social Progress dan Special Jury Prize (proyek pilihan juri) pada 12 Mei lalu. Kompetisi tersebut mengikutsertakan 62 peserta dari 13 negara Asia, seperti Hongkong, Singapura, Vietnam dan Taiwan.

Berangkat dari permasalahan dampak polusi limbah hasil pabrik tekstil di area Desa Cigondewah pada kualitas hidup para pekerja lokal, BCCF bekerjasama dengan COCOCAN (think tank asal Belanda) untuk mendalami dan bersama-sama memberikan pendampingan melalui komunitas lokal Desa Cigondewah. Hingga menjadikan kawasan tersebut sebagai sebuah laboratorium Fashion Village yang berawal dari rancangan product/service brand, membangun ruang publik yang nyaman untuk warga desa Cigondewah, memperbaiki sistem pembuangan limbah sisa industri, hingga merancang Kebun Produksi untuk masa depan atau Shop House, bersama dengan mahasiswa arsitektur dan juga desain.

Kesuksesan program ini didasarkan pada formula 3C, dengan menghubungkan (Connecting), berkolaborasi (Collaborate) bersama kelompok kepentingan lokal dan memperluas model bisnis yang inovatif (Commerce). BCCF telah memformulasikan sejak satu dekade lalu dan telah berhasil mengkonekasikan beberapa kelompok kepentingan lokal, seperti; pihak produksi, pemerintah, akademisi, peneliti dan juga masyarakat. Kerjasama dan keikutsertaan para kelompok kepentingan lokal tersebut, diharapkan mampu mengembangkan Bandung yang berpredikat kota kreatif untuk lebih aktif dan responsif terhadap permasalahan sosial di sekitar.

Post a Comment